1 Juni Hari Lahirnya Pancasila

Menjelang kekalahan Tentara Kekaisaran Jepang di akhir Perang Pasifik, tentara pendudukan Jepang di Indonesia berusaha menarik dukungan rakyat Indonesia dengan membentuk Dokuritsu Junbi Cosakai (bahasa Indonesia: “Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan” atau BPUPKI, yang kemudian menjadi BPUPKI, dengan tambahan “Indonesia”).

Badan ini mengadakan sidangnya yang pertama dari tanggal 29 Mei (yang nantinya selesai tanggal 1 Juni 1945).Rapat dibuka pada tanggal 28 Mei 1945 dan pembahasan dimulai keesokan harinya 29 Mei 1945 dengan tema dasar negara. Rapat pertama ini diadakan di gedung Chuo Sangi In di Jalan Pejambon 6 Jakarta yang kini dikenal dengan sebutan Gedung Pancasila. Pada zaman Belanda, gedung tersebut merupakan gedung Volksraad (bahasa Indonesia: “Perwakilan Rakyat”).

Setelah beberapa hari tidak mendapat titik terang, pada tanggal 1 Juni 1945, Bung Karno mendapat giliran untuk menyampaikan gagasannya tentang dasar negara Indonesia merdeka, yang dinamakannya “Pancasila”. Pidato yang tidak dipersiapkan secara tertulis terlebih dahulu itu diterima secara aklamasi oleh segenap anggota Dokuritsu Junbi Cosakai.

Selanjutnya Dokuritsu Junbi Cosakai membentuk Panitia Kecil untuk merumuskan dan menyusun Undang-Undang Dasar dengan berpedoman pada pidato Bung Karno tersebut. Dibentuklah Panitia Sembilan (terdiri dari Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, Mr. AA Maramis, Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdul Kahar Muzakir, Agus Salim, Achmad Soebardjo, Wahid Hasjim, dan Mohammad Yamin) yang ditugaskan untuk merumuskan kembali Pancasila sebagai Dasar Negara berdasar pidato yang diucapkan Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945, dan menjadikan dokumen tersebut sebagai teks untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Setelah melalui proses persidangan dan lobi-lobi akhirnya rumusan Pancasila hasil penggalian Bung Karno tersebut berhasil dirumuskan untuk dicantumkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar 1945, yang disahkan dan dinyatakan sah sebagai dasar negara Indonesia merdeka pada tanggal 18 Agustus 1945 oleh BPUPKI.

Dalam kata pengantar atas dibukukannya pidato tersebut, yang untuk pertama kali terbit pada tahun 1947, mantan Ketua BPUPKI Dr. Radjiman Wedyodiningrat menyebut pidato Ir. Soekarno itu berisi “Lahirnya Pancasila”.

”Bila kita pelajari dan selidiki sungguh-sungguh “Lahirnya Pancasila” ini, akan ternyata bahwa ini adalah suatu Demokratisch Beginsel, suatu Beginsel yang menjadi dasar Negara kita, yang menjadi Rechtsideologie Negara kita; suatu Beginsel yang telah meresap dan berurat-berakar dalam jiwa Bung Karno, dan yang telah keluar dari jiwanya secara spontan, meskipun sidang ada dibawah penilikan yang keras dari Pemerintah Balatentara Jepang. Memang jiwa yang berhasrat merdeka, tak mungkin dikekang-kekang! Selama Fascisme Jepang berkuasa dinegeri kita, Demokratisch Idee tersebut tak pernah dilepaskan oleh Bung Karno, selalu dipegangnya teguh-teguh dan senantiasa dicarikannya jalan untuk mewujudkannya. Mudah-mudahan ”Lahirnya Pancasila” ini dapat dijadikan pedoman oleh nusa dan bangsa kita seluruhnya dalam usaha memperjuangkan dan menyempurnakan Kemerdekaan Negara.”

Trend Baju Kebaya Muslim

Perkembangan dunia fashion memang tidak pernah ada habisnya, dan yang akan menjadi pokok pembahasan artikel kali ini adalah tentang fashion kebaya muslim. Kebaya muslim sekarang ini semakin berkembang dengan pesat seiring dengan banyaknya muslimah yang menggemarinya.

Tren baju kebaya mulsim untuk wanita berhijab saat ini sudah mengalami perkembangan dimana saat ini tersedia aplikasi kebaya dalam beberapa model busana, mulai dari yang casual, modis, stylish, dan syar’i.

Puspa Swara Trend Baju Kebaya Muslim
Foto diambil dalam buku Inspirasi Padu Padan Kebaya Muslimah

Banyaknya kebaya yang dijual di pasaran juga bisa menjadi inspirasi bagi Anda yang ingin menciptakan sendiri rancangan kebaya muslim untuk dipakai sendiri. Mungkin saja Anda ingin mengkreasikan model Anda sendiri namun dengan mengambil inspirasi dari berbagai kebaya muslim yang telah ada.

Keberagaman akan berbagai model busana kebaya muslim bisa Anda manfaatkan dengan ide yang Anda miliki untuk mengkreasikan kebaya dalam bentuk busana muslim dengan trend fashion yang sedang berkembang saat ini.

Puspa Swara Trend Baju Kebaya Muslim
Foto diambil dalam buku Inspirasi Padu Padan Kebaya Muslimah

Kebaya muslim yang dikenakan saat menghadiri acara resmi dan pestaakan memberikan kesan positif pada penggunanya. Dengan kain brokat dan sentuhan border membuat pakaian kebaya menjadi semakin cantik dan elegan tentunya ditunjang dengan pemilihan warna dan model yang sesuai.

Puspa Swara Trend Baju Kebaya Muslim
Foto diambil dalam buku Inspirasi Padu Padan Kebaya Muslimah

Puspa Swara Trend Baju Kebaya Muslim
Foto diambil dalam buku Inspirasi Padu Padan Kebaya Muslimah

Padu Padan Kebaya Muslimah (2)

Hai Sahabat Puspa
Mari kita lanjutkan bahasan tentang Padu Padan Kebaya Muslimah

Style 2

Inspirasi Padu Padan Kebaya Muslimah

Elegansi kebaya brokat gaya baby doll sangat anggun dengan aksen lipit opnaisel bentuk V. Glamorama kebaya ini tampil elegan dengan siluet panjang menjuntai.
Kesan muda dan kekinian semakin cantik dan menawan dengan gaya hijab beraksen untaian kalung mutiara bertabur permata.

Inspirasi Padu Padan Kebaya Muslimah

1. Kenakan inner ninja. Pasang shawl glitter dengan sisi sama panjang.
2. Silangkan shawl di belakang leher dan simpul. Arahkan sisi kanan shawl ke kiri melalui atas kepala.
3. Buat konde di atas kepala samping kiri.
4. Rapikan ujung-ujung shawl membentuk lingkaran keong. Semat dengan bantuan jarum paku.
5. Sematkan aksesori elegan pada bagian bawah kiri simpul konde.
6. Ambil kerudung segi panjang lainnya dan letakkan di belakang konde. Semat bagian atasnya dengan jarum paku.
7. Rapikan juntaian salah satu sisinya ke depan.

Style 3

Inspirasi Padu Padan Kebaya Muslimah

Kebaya kontemporer bernuansa biru keemasan tampil anggun dengan aksen payet yang tertata apik dan cantik. Berpadu menawan dengan songket istimewa. Hijab bergaya kepang membuat tampilan semakin berkesan sophisticated.

Inspirasi Padu Padan Kebaya Muslimah

1. Kenakan inner ninja warna abu-abu. Pasang shawl panjang bertumpuk dengan
shawl panjang lainnya (gunakan warna yang kontras). Posisikan kedua ujungnya sama panjang.
2. Tarik kedua sisi shawl kanan ke arah kiri melewati belakang leher.
3. Buat kepang. Lilitkan kepangan ke atas kepala dengan posisi menyerong, lalu semat ujung kepangan dengan peniti atau jarum pentul. Rapikan kepangan.

Silahkan Bunda dan sista mencoba gaya kekinian dalam memadukan kebaya untuk muslimah
Artikel ini dikutip dari buku Inspirasi Padu Padan Kebaya Muslimah
Salam Puspa Swara

Padu Padan Kebaya Muslimah

Tampil cantik, menawan, dan terlihat santun adalah dambaan kaum muslimah. Menghadiri pesta pernikahan, menemani pasangan pada acara kenaikan jabatan, wisuda, menjadi among tamu atau mempelai wanita mengharuskan muslimah tampil istimewa dengan balutan kebaya yang syar’i dan elegan, lengkap dengan gaya hijabnya.
Padu-padan kekayaan kebaya dan kain-kain nusantara Indonesia yang memiliki cita rasa dan kebanggaan, bahkan diminati hingga mancanegara.
Sentuhan padu padan kain nusantara yang indah dan istimewa dengan model kebaya murni nasional maupun kebaya modifikasi modern membuat muslimah semakin bebas memilih gaya apa yang diinginkan dan sesuai dengan kepribadian. Tambahan akesori penunjang yang menjadi ciri khas busana nusantara menjadi inspirasi para muslimah
memilih ragam aksesori yang sesuai dan mudah didapatkan. Penunjang lain, seperti selop, tas, dan gaya kerudung akan melengkapi keseluruhan penampilan sehingga para muslimah akan terlihat anggun selaras dan tidak berlebihan.
Muslimah pun masih bisa tampil syar’i dengan menggunakan kain dan kebaya nusantara yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia.

Beberapa Style Padu Padan Kebaya Muslimah

Style 1
Gaun beludru warna ungu dengan siluet kebaya berkolaborasi serasi anggun dengan bordir keemasan bertabur payet. Gaun muslimah untuk acara wedding ini terlihat mewah, tetapi tidak berlebihan. Sentuhan gaya hijab pashmina yang ringan tampil menawan dengan tambahan aksesori kalung keemasan.

Padu Padan Kebaya Muslimah

1. Kenakan inner ninja, lalu ciput ninja dengan warna kontras.
2. Pasang shawl gliter di atas kepala dengan sisi kanan lebih panjang.
3. Lilitkan sisi kerudung yang panjang ke atas kepala sebanyak 2x.
4. Ikat dengan sisi kerudung bagian kiri di belakang leher.
5. Pasang aksesori bandana manik di atas kepala dengan posisi menyerong, semat ujung-ujungnya dengan jarum paku.
6. Pasang shawl gradasi dengan sisi kiri lebih pendek. Ambil sisi shawl kanan dan arahkan ke kiri melalui belakang leher.
7. Kemudian, lilit shawl sisi kanan pada sisi kiri dan arahkan ke atas kepala.
8. Semat di belakang aksesori bandana manik. Rapikan.

Nantikan Style lain di Artikel Berikutnya
Atau bisa juga didapatkan di Buku Inspirasi Padu Padan Kebaya Muslimah
Salam Puspa Swara

Kebaya Indonesia

Berdasarkan beberapa filosofi yang telah kami ambil dari beberapa pendapat tentang sejarah kebaya. Kebaya merupakan jenis busana yang dipakai oleh kalangan wanita Jawa, khususnya lingkungan budaya Yogyakarta dan Surakarta, Jawa Tengah. Biasanya disertai kemben dan kain tapih pinjung dengan stagen. Baju kebaya dikenakan oleh kalangan wanita bangsawan maupun kalangan rakyat biasa baik sebagai busana sehari-hari maupun pakaian upacara. Saat ini kebaya Indonesia sudah mengalami perkembangan dalam pengenaannya dan modifikasi model semakin beragam dan cantik.

Beberapa contoh Kebaya Indonesia dalam buku Alunan Inspiratif Kebaya , dibawah ini :

Puspa Swara Kebaya Indonesia

Puspa Swara Kebaya Indonesia

Puspa Swara Kebaya Indonesia

Puspa Swara Kebaya Indonesia

The Jungle Book

Ditemukan di hutan dan dibesarkan oleh kawanan Serigala Seeonee tidak membuat Mowgli bebas dari incaran Shere Khan si harimau pincang. Mowgli pun tekun belajar pada Baloo si beruang bijak, dan Bagheera si panter yang pemberani. Namun karena kelicikan Shere Khan, Mogwli terpaksa meninggalkan keluarga dan kawanan serigala.
Shere Khan berharap dia akhirnya bisa mendapatkan Mowgli saat anak laki-laki itu tinggal bersama para manusia di desa. Tetapi Mowgli yang cerdas punya banyak akal menghadapi Shere Khan.
Tak hanya mengisahkan tentang Mowgli, The Jungle Book juga penuh petualangan lainnya, lho. Ikuti pula kisah Kotick si anjing laut menyeberangi lautan demi menemukan tempat tinggal yang tak terjamah manusia. Ada juga cerita Rikki-Tikki-Tavi si musang yang berhasil menyelamatkan Teddy dari Nag, si ular kobra yang jahat. Jangan lewatkan bagaimana Toomai Kecil mendapatkan kehormatan untuk menyaksikan tarian gajah yang belum pernah dilihat oleh manusia mana pun.

Jungle Book Front Cover     The Jungle Book Back Cover

Penulis : Rudyard Kipling
Ukuran : 19 x 13; 260 hlm
ISBN : 978-602-214-011-5
Dapatkan bukunya di sini

Pre Order Buku Complete Guide Pokemon Go (Unofficial version)

Hallo Sahabat Puspa
Buat kalian yang menyukai Pokemon, sekarang ada Game Terbaru 2016 Pokemon Go lho.. game fenomenal di tahun 2016..
Gimana sih cara mainnya? yuk simak penjelasannya dan cara bermainnya di Buku Complete Guide Pokemon Go (Unofficial Version).. Yang mau dapetin bukunya, langsung preorder yah..

pokemon dpn blkg

PO (PreOrder) Buku Complete Guide Pokemon Go
PO dibuka mulai tanggal 1 agustus – 15 agustus 2016
Terbitan Puspa Swara
Spek:
Ukuran 15,5 x 23,5
Hal 124 FC
LP, Varnish, Wrap
Rp. 50.000,- (Untuk yang ikutan Pre Order DISCOUNT 20%… Exclude Ongkir)
Untuk pemesanan mohon tulis nama jelas, alamat lengkap, no hp,dan jumlah pesanannya.
Pemesanan via: salesonline@puspa-swara.com atau inbox.
WhatsApp : 089638807714.

Blurb:
Siapa yang tak kenal dengan Pokémon GO? Permainan yang begitu mewabah. Bahkan meski belum dirilis secara resmi di Indonesia, banyak orang sudah memainkannya.
Pokémon GO begitu popular karena keunikan permainannya dan karakter-karakter Pokémon yang lucu dan menggemaskan. Pemain diharuskan bepergian ke lokasi-lokasi di dunia nyata untuk mendapatkan Pokémon atau objek apa pun dan event tertentu.
Temukan panduan lengkap tentang Pokémon GO mulai dari gameplay, cara menangkap pikachu sebagai Pokémon pertamamu, cara super cepat untuk level up, memilih Pokémon yang tepat untuk battle, cara melempar Poké Balls, cara memenangkan tiap battle Pokémon dan menjadi gym master, komunitas, interview dengan Gym master, Cara menginstal Pokémaps di komputer dan handphonemu, cara memunculkan notifikasi jika ada Pokémon di sekitar lokasimu!
Tentunya Sobat tidak ingin kalah bersaing dengan teman-teman, bukan? Nah, buku ini harus Sobat miliki! Semua yang Sobat butuhkan untuk menjadi Master Pokémon ada di sini.

Manfaatkan kesempatan baik ini. Jadi buruan ikutan Pre Ordernya
Ditunggu ordernya.

Terima kasih.

Teknik Membuat Kantong tanpa Ritsleting

tasndompet
Teknik Membuat Kantong tanpa Ritsleting diambil dari buku Tas dan Dompet
(karya Umi Fidh<> Kriya Pustaka, grup Puspa Swara)

Beragam jenis tas atau dompet mungkin tidak memerlukan risleting dalam membuat kantongnya. Nah, cara ini akan membantu Anda bagaimana membuat kantong tanpa ritsleting.

  • 1a.     Siapkan 2 lembar kain dengan ukuran sesuai kebutuhan dan tempelkan staplek lembut (M10). Ukuran staplek lebih kecil dibanding dengan ukuran kain (kurang lebih 1 cm).
  • 1b.     Jahit keliling dan sisakan lubang pembalik. Keempat sudutnya digunting untuk menghindari penumpukan kain di pojokan, lalu balik. Sebaiknya, lubang pembalik berada pada sisi bawah.
  • 2a.     Jahit tindas bagian atas dan bawah (yang ada lubang pembalik).
  • 2b.     Beri tanda pada tengah-tengah kain, lalu pasang velcro.
  • 2c.     Beri tanda pada kain/lining tas, di mana kantong akan diletakkan.
  • 3a.     Pasang pasangan velcro.
  • 3b.     Rekatkan velcro pada kedua kain.
  • 3c.     Dengan bantuan pin/jarun pentul, buat ploi pada kain kantong untuk memberi kesan ‘berisi’.
  • 4a.     Berikut hasilnya (tampak atas).
  • 4b.     Hasil tampak dalam. Velcro berfungsi sebagai kunci/menahan isi kantong agar tidak berhamburan.

Selamat mencoba dan jangan pernah takut gagal membuat kantong tanpa ritsleting…. Happy sewing!!

Kerudung Renda Tali

modeljadi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pashmina instan detail renda lengkap dengan tali pada salah satu sisinya menjadikan tampilan hijab semakin unik dan gaya. Bisa Anda gunakan dengan mengikatnya di leher atau sebagai aksen di samping kanan atas kepala.
11.Siapkan kain sifon 200 cm x 75 cm, renda kerah satu sisi 15 cm, dan renda tali 75 cm.
2
2.Jahit 1 cm sekeliling kain sifon, kecuali salah satu sisi lebarnya.
3
3.Kerut sisi lebar kain sifon yang tidak dijahit. Jahit mesin sambil ditarik membentuk kerutan
4 5

4.Pasang renda kerah di atas kerutan, lalu jahit mesin.

6

5.Jahit renda tali di atas renda kerah. Bantu semat dengan jarum pentul agar tidak mudah lepas. Sisakan 30 cm pada sisi kanan dan kiri renda tali sebagai pengikat.

“YOU are what you MAKE”

Amaliah Ramadan

AMALIAH RAMADAN

Pada bulan Ramadan, ada dua kejadian penting yang harus kita ketahui, yaitu kewajiban berpuasa dan turunnya Al-Quran. Al-Quran menjadi pedoman bagi orang yang bertakwa dan puasa mengantarkan orang beriman menjadi orang yang mutaqqin. Amaliah Ramadan terfokus pada dua aktivitas tersebut. Amal-amal lainnya tidak lepas dari ibadah untuk mengondisikan hati dalam menerima Al-Quran dan upaya orang beriman untuk mengaplikasikan Al-Quran dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
Berikut  ini amal-amal yang dilakukan Rasulullah saw. di bulan Ramadan.

1. Siyam (puasa)
Shaum atau siyam bermakna menahan (al-imsaak). Menahan itulah aktivitas inti dari puasa. Menahan makan dan minum serta segala macam yang membatalkannya dari mulai terbit fajar sampai tenggelam Matahari dengan diiringi niat. Jika aktivitas menahan ini dapat dilakukan dengan baik, seorang Muslim memiliki kemampuan pengendalian, yaitu pengendalian diri dari segala hal yang diharamkan Allah swt.
Dalam berpuasa, orang beriman harus mengikuti tuntunan dan suri-teladan yang telah diajarkan Rasulullah saw. atau sesuai dengan adab-adab Islam sehingga puasanya menjadi benar.

2. Berinteraksi dengan Al-Quran
Ramadan adalah bulan turunnya Al-Quran (Al-Baqarah:185). Pada bulan ini, Al-Quran benar-benar turun ke bumi (dunia) untuk menjadi pedoman manusia dari segala macam aktivitasnya di dunia. Malaikat Jibril pun turun untuk me-muroja’ah (mendengar dan mengecek) bacaan Al-Quran dari Rasulullah saw. pada bulan ini. Karena itu, dapat dipahami jika Rasulullah saw. lebih sering membaca Al-Quran pada bulan Ramadan.
Iman Az-Zuhri pernah berkata, ”Apabila datang Ramadan, kegiatan utama kita (selain siyam) ialah membaca Al-Quran.” Hal ini tentu saja dilakukan dengan tetap memerhatikan tajwid dan esensi dasar diturunkannya Al-Quran, yaitu untuk di-tadabburi, dipahami, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari (baca dan pahami Shad: 29).
Jadi, pada bulan ini umat Islam harus benar-benar berinteraksi dengan Al-Quran untuk meraih keberkahan hidup dan meniti jenjang menuju umat yang terbaik dengan petunjuk Al-Quran. Umat Islam harus hidup dalam naungan Al-Quran, baik secara tilawah (membaca), tadabbur (memahami), hifzh (menghafalkan), tanfidzh (mengamalkan), ta’lim (mengajarkan), dan tahkim (menjadikannya sebagai pedoman).
Rasulullah saw. bersabda:

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ القُرْاَنَ وَ عَلَّمَهُ
“Sebaik-baiknya kamu ialah orang yang mempelajari Al-Quran dan yang mengajarkannya.”

3. Qiyam Ramadan (Salat Tarawih)
Ibadah yang sangat dianjurkan Rasulullah saw. di malam bulan Ramadan adalah Qiyamu Ramadan. Qiyam Ramadan diisi dengan salat malam atau yang biasa dikenal dengan salat Tarawih. Rasulullah saw. bersabda,

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ اِيمْاَناً وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَّدَمَ مِنْ ذَ نْبِهِ
“Barang siapa yang melakukan qiyam Ramadan dengan penuh iman dan perhitungan maka diampuni dosanya yang telah lalu.” (Muttafaqun ‘aliahi)
4. Memperbanyak Zikir, Doa, dan Istigfar
Bulan Ramadan adalah bulan yang kebaikan pahalanya dilipatgandakan. Oleh karena itu, jangan membiarkan waktu menjadi sia-sia tanpa aktivitas yang berarti pada bulan Ramadan. Beberapa aktivitas yang sangat penting dan berbobot tinggi, namun ringan dilakukan, adalah memperbanyak zikir, doa, dan istigfar. Bahkan, doa orang-orang yang berpuasa sangat mustajab.
Sebagai seorang Muslim, kita harus memperbanyak berdoa untuk kebaikan diri dan umat Islam yang lain, khususnya yang sedang ditimpa kesulitan dan musibah. Waktu-waktu doa dikabulkan adalah:
• Saat berbuka puasa.
• Sepertiga malam terakhir, yaitu ketika Allah swt. turun ke langit dunia dan berkata, ”Siapa yang bertobat? Siapa yang meminta? Siapa yang memanggil? Sampai waktu salat Subuh tiba.” (HR Muslim).
• Memperbanyak istigfar pada waktu sahur. Allah Ta’ala berfirman, “Dan waktu sahur mereka memohon ampun.”
• Mencari waktu mustajab pada hari Jumat, yaitu pada saat-saat terakhir pada sore hari Jumat.
• Duduk untuk zikir, doa, dan istigfar di masjid, yaitu setelah menunaikan salat Subuh sampai terbit Matahari. Sebagaimana disebutkan dalam hadis, “Barang siapa salat Fajar berjamaah di masjid, kemudian tetap duduk berzikir hingga terbit Matahari, lalu salat dua rakaat, maka seakan-akan ia mendapat pahala haji dan umrah dengan sempurna, sempurna, dan sempurna.” (HR At-Tirmidzi)

5. Sedekah, Infak, dan Zakat
Rasulullah saw. seorang yang paling pemurah. Pada bulan Ramadan, beliau lebih pemurah lagi. Kebaikan Rasulullah saw. di bulan Ramadan melebihi angin yang berembus karena begitu cepat dan banyak. Dalam sebuah hadis disebutkan,
اَفْضَلُ الصَّدَقَةُ صَدَقَةُ رَمَضَانَ
“Sebaik-baiknya sedekah yaitu sedekah di bulan Ramadan.”  (HR Al-Baihaqi, Al-Khatib, dan At-Turmudzi)
Ada salah satu bentuk sedekah yang dianjurkan pada bulan Ramadan, yaitu memberikan ifthar (berbuka puasa) kepada orang-orang yang berpuasa. Sebagaimana sabda Rasulullah saw.,
مَنْ فَطَرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ اَجْرِهِ غَيْرَ اَ نَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ اَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا
“Barangsiapa yang memberi ifthar kepada orang-orang yang berpuasa maka ia mendapat pahala senilai pahala orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut.” (HR Ahmad, Turmudzi, dan Ibnu Majah)

6. Menuntut Ilmu dan Menyampaikannya
Bulan Ramadan adalah saat yang paling baik untuk menuntut ilmu keislaman dan mendalaminya karena hati dan pikiran sedang dalam kondisi bersih dan jernih sehingga sangat siap menerima ilmu-ilmu Allah swt.
Waktu-waktu seperti (sesudah) subuh, zuhur, dan menjelang berbuka sangat baik sekali untuk menuntut ilmu. Pada saat yang sama, para ustaz dan dai akan meningkatkan aktivitasnya untuk berdakwah menyampaikan ilmu kepada umat Islam yang lain.

7. Umrah
Umrah pada bulan Ramadan juga sangat baik dilaksanakan karena akan mendapatkan pahala yang berlipat-lipat, sebagaimana yang disebutkan dalam hadis Rasulullah kepada seorang wanita dari Anshar yang bernama Ummu Sinan, “Agar apabila datang bulan Ramadan, hendaklah ia melakukan umrah karena nilainya setara dengan haji bersama Rasulullah saw.” (HR Bukhari dan Muslim)

8. Iktikaf
Iktikaf adalah puncak ibadah di bulan Ramadan. Iktikaf adalah tetap tinggal di masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah dan menjauhkan segala aktivitas keduniaan. Iktikaf merupakan sunah yang selalu dilakukan Rasulullah pada bulan Ramadan. Rasulullah saw. bersabda,
كَانَ النَّبِيَّ صَلَّي اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اِذَا دَخَلَ العَشْرُ شَدَّ مِنْزَرَهُ وَ اَحْيَالَيْلَهُ وَاَ يْقَظَ اَهْلُهُ
“Rasulullah saw. ketika memasuki sepuluh hari terakhir menghidupkan malam harinya, membangunkan keluarganya, dan mengencangkan ikat pinggangnya.” (HR Bukhari dan Muslim)

9. Mencari Lailatul Qadar
Lailatul Qadar (malam kemuliaan) merupakan salah satu keistimewaan yang Allah berikan kepada umat Islam melalui Rasulullah saw. Malam ini nilainya lebih baik daripada seribu bulan biasa. Ketika kita beramal di malam itu, berarti seperti beramal dalam seribu bulan. Malam kemuliaan itu waktunya dirahasiakan Allah swt. Oleh karena itu, Rasulullah saw. menganjurkan untuk mencarinya. Rasulullah saw. bersabda, “Carilah di sepuluh terakhir bulan Ramadan dan carilah pada hari kesembilan, ketujuh, dan kelima”. Saya berkata, wahai Abu Said engkau lebih tahu tentang bilangan.” Abu Said berkata: ”Betul.” “Apa yang dimaksud dengan hari kesembilan, ketujuh, dan kelima”. Ia berkata: ”Jika sudah lewat 21 hari maka yang kurang 9 hari, jika sudah 23 yang kurang 7, dan jika sudah lewat 25 yang kurang 5.” (HR Ahmad, Muslim, Abu Daud, dan Al-Baihaqi)
Ketika mendapatkannya, Rasulullah saw. mengajarkan kita untuk membaca doa berikut.
اَللَّهُمَّ اِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيْمٌ تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
“Ya Allah, sesungguhnya engkau Maha Pengampun, suka mengampuni, maka ampunilah saya.” (HR At-Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah)

10. Menjaga Keseimbangan dalam Ibadah
Keseimbangan dalam beribadah adalah sesuatu yang prinsip. Kewajiban keluarga harus ditunaikan, begitu juga kewajiban sosial lainnya. Rasulullah saw. senantiasa menjaga keseimbangan. Walaupun beliau khusyuk dalam beribadah di bulan Ramadan, ia tidak mengabaikan harmoni dan hak-hak keluarga. Seperti yang diriwayatkan oleh istri-istri beliau, Aisyah dan Ummu Salamah r.a., Rasulullah saw. adalah tokoh yang paling baik untuk keluarga. Selama bulan Ramadan, beliau tetap selalu memenuhi hak-hak keluarga. Bahkan, ketika Rasulullah berada dalam puncak praktik ibadah shaum, yakni iktikaf, harmoni itu tetap terjaga.

(dari buku Meraih Surga dengan Puasa Kaysa Media)